Categories
Inspirasi Inspiration

Tidak Perlu Sempurna untuk Menikah

Anda masih lajang dan belum menikah? Anda merasa kesulitan menemukan calon pendamping hidup Anda? Sudah sekian lama Anda berusaha mendapatkan calon jodoh sesuai kriteria, namun belum juga menemukannya? Saran saya: sesuaikan kriteria Anda. Kesulitan itu terjadi, mungkin karena Anda berharap hadirnya calon pasangan hidup yang sempurna, tanpa cacat, sesuai dengan harapan ideal Anda. Berikut beberapa tips bagi Anda yang tengah mencari calon jodoh atau yang tengah berproses menuju pernikahan.

1. Berusaha Mendapatkan Jodoh Terbaik Tentu saja Anda wajib berusaha untuk mendapatkan jodoh yang terbaik bagi dunia dan akhirat Anda. Tidak boleh sembarangan dalam memilih jodoh, karena menikah adalah untuk selamanya. Tidak untuk waktu yang terbatas. Maka pilih calon jodoh dengan kriteria utama kebaikan agama atau akhlak, bukan semata-mata soal kecantikan, ketampanan, kekayaan, ataupun status sosial.

2. Segera Ambil Keputusan Menikah adalah bab mengambil keputusan, setelah Anda melakukan proses pencarian. Jangan berharap mendapatkan seseorang yang sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Allah. Tidak ada manusia sempurna, selalu ada kekurangannya. Jika Anda melihat gadis cantik, di tempat lain juga ada gadis yang lebih cantik. Jika Anda tertarik pemuda tampan, di tempat lain juga ada pemuda yang lebih tampan. Lakukan musyawarah dengan orang-orang salih tentang pilihan Anda, kemudian lakukan pula istikharah. Ambil kemantapan, dan segera ambil keputusan.

3. Pasangan Hidup Adalah Sahabat Anda tidak memerlukan orang yang sempurna untuk menjadi pasangan hidup Anda. Yang Anda perlukan hanyalah seseorang yang bersedia menemani Anda, mengerti diri Anda, bisa menerima kondisi Anda, mau menjadi sahabat Anda dalam suka dan duka, mau melewati hidup bersama dalam segala keadaannya. Anda tidak memerlukan seseorang yang sempurna untuk menjadi suami atau istri, karena memang tidak ada lelaki sempurna, tidak ada perempuan sempurna. 4. Terima Kekurangannya Siapa pun yang Anda pilih untuk menjadi pendamping hidup, ia selalu memiliki kekurangan. Sebagaimana Anda pun memiliki kekurangan. Maka jangan pernah berharap kesempurnaan dari manusia. Setelah melakukan usaha memilih calon jodoh terbaik, kemudian sudah anda ambil keputusan untuk menikah dengannya, maka terimalah ia dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Jangan menyesal menikah dengannya, ketika kelak Anda menemukan sisi kekurangan yang belum Anda lihat sekarang.

5. Proses Menjadi Lebih Baik Yang Anda perlukan adalah kesediaan untuk berproses bersama pasangan untuk menjadi diri yang lebih baik. Dari waktu ke waktu, Anda selalu mengusahakan perbaikan, demikian pula pasangan Anda. Seseorang bisa saja memiliki masa lalu yang tidak baik, namun toh itu sudah berlalu. Yang paling penting adalah menoreh sejarah baru yang lebih baik pada masa sekarang dan yang akan datang.

6. Optimis Menghadapi Masa Depan Setelah menikah, fokuslah menata hidup Anda di masa kini dan masa mendatang. Jangan terbelenggu oleh masa lalu. Masa depan Anda masih panjang membentang, lakukan berbagai usaha untuk mendapatkan kehidupan yang baik, kehidupan keluarga yang berkah, kehidupan keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. Raihlah surga dunia dan surga akhirat bersama pasangan Anda.

7. Bersama Menghadapi Permasalahan Dalam kehidupan berumah tangga, pasti akan dijumpai konflik, pertengkaran, permasalahan dan tantangan kehidupan. Jangan takut dan khawatir dengan berbagai persoalan dan tantangan kehidupan. Tersenyumlah menghadapi hari-hari berat yang akan Anda lalui. Yang paling penting, Anda selalu bergandengan tangan bersama pasangan, melewati badai bersama-sama, menghadapi ganasnya tantangan kehidupan bersama-sama.

8. Kuatkan Ikatan dengan Tuhan Sebagai insan beriman, Anda telah memutuskan untuk menikah dengan seseorang yang mencintai Anda karena Allah. Bisa menemani Anda dalam kehidupan berumah tangga karena Allah. Bisa membahagiakan Anda karena Allah. Maka, kuatkan ikatan keluarga Anda dengan Allah. Jangan pernah terlepas dari ikatan dengan-Nya. Karena hanya Ia yang akan bisa menyelamatkan Anda, hanya Ia yang akan bisa memberi pertolongan kepada Anda.

9. Nikmati Kebahagiaan Anda Kehidupan berumah tangga pasti ada masa-masa pahit dan getirnya, pasti menghadapi ketegangannya. Bersabarlah dengan itu semua. Karena hidup berumah tangga memang memiliki aneka rasa. Kadang manis, kadang pahit, kadang getir, kadang menegangkan, kadang menyenangkan. Semua pasti akan Anda hadapi dan Anda alami. Nikmati saja semua rasanya, Anda akan mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya bila mampu menikmati aneka rasa hidup berumah tangga.

10. Berikan Kontribusi Kebaikan Hidup kita bukan hanya untuk diri kita, namun kita dituntut untuk peduli dan berbagi dengan sesama. Berikan kontribusi kebaikan bagi masyarakat sekitar, berikan kebahagiaan bagi keluarga besar, berikan kebaikan bagi bangsa dan negara. Hidup kita akan sangat pendek jika hanya berpikir untuk diri sendiri, namun akan sangat panjang apabila mau peduli dan berbagi. Kebahagiaan hakiki itu dalam memberi, bukan dalam menerima pemberian

Categories
Inspirasi Inspiration

Jodoh Tidak Perlu Dicari, Yang Penting Kamu Memantaskan Diri

Jodoh dan soulmateadalah konsep absurd yang seringmembuat orang galau. Apalagi, dalam masyarakat kita jodoh dan pernikahan seakan menentukan keberhasilan seseorang. Saat sudah mencapai umur yang dianggap siap untuk menikah, tidak jarang kamu dihampiri pertanyaan, “Mana calonnya?” dan “Kapan nikah?

Dampaknya, banyak dari kita yang panik mencari saat merasa belum juga menemukan soulmate. Mulai dari minta dikenalkan teman, pasrah dijodohkan oleh orang tua, hingga ikut kontak jodoh di internet. Memang benar ya jodoh dan soulmateharus dicari? Tidak adakah cara lain untuk mendapatkannya? Hmm…memantaskan diri, misalnya?

 

Terus Fokus Mencari Soulmate Justru Akan Membuat Kita Lebih Rentan Tersakiti

Terus mencari pasangan sejiwa justru bisa membuat kita tersakiti

Soulmate atau belahan jiwa jadi hal yang ingin didapatkanoleh hampir semua orang. Memang kedengarannya menyenangkan sih, saat kamu punyaseseorang yang memahami dan selalu ada di sisimu.

Demi mendapatkansoulmate-nya tidak jarang orang akan rela mengorbankan banyak hal. Tapi pernahkah kita bertanya mengenai validitas konsep ini? Apakah benar ada individu lain yang akan benar-benar memahami kita sampai ke titik terdalam?

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Experimental Psychology justru menunjukkan bahwa konsep soulmate sebenarnya hanya ilusi. Mempercayai konsep ini akan membuat seseorang tidak bisa menjalani hubungan romantis yang sedang dijalaninya dengan maksimal.

“Saat seseorang mempercayai bahwa pasangannya adalah pasangan jiwa dan mereka “tertakdirkan”, biasanya pasangan ini akan lebih tidak bahagia. Merekajuga akan menghadapirisikolebih besar untuk berpisah.”

Menganggap pasanganmu sempurna adalah awal dari bencana

Ketika kita mempercayai konsep soulmate, kita akan rentan menganggap pasangan yang sedang bersama kita sebagai orang paling sempurna bagi kita. Dalam hubungan yang dianggap sudah “tertakdirkan”, akan tercipta pemahaman bahwa hubungan tersebut harus bebas dari konflik. Padahal, konflik adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam sebuah hubungan.

Dampaknya, setelah masa “bulan madu” lewat dan konflik mulai bermunculan, pasangan yang merasa sudah menemukan belahan jiwanyatersebut akan terkejut saat melihatketidaksempurnaan pasangan.

“Ketika kenyataan dalam hubungan menunjukkan sebaliknya, maka pasangan jenis ini akan lebih tersakiti.”

 

Jika Diam Saja, Apakah Jodoh Akan Datang Sendiri?

Jika hanya diam, akankah dia datang?

Lalu bagaimana dong agar kita bisa menemukan pendamping? Haruskah kita hanya duduk di rumah, diam dan berdoa sembari menunggu jodohdatang? Tentu tidak, dong. Sebenarnya proses menemukan jodoh itu tidak jauh berbeda dari pendakian gunung.

Demi mencapai puncak, kamu harus terus melangkahkan kaki. Akan ada berbagai jalan menanjak dan ranting besar yang harus dilewati. Kamu bisa memilih berhenti dan membalikkan badan untukkembali atau terus memaksakan diri agar tetap melangkahkan kaki. Jika kamu memilih untuk terus berjalan, pelan-pelan puncak pasti terlihat di hadapan.

Hanya saja, ada cara lain yang lebih elegan dari sekedar mencari jodoh. Kamu tidak perlu heboh seperti anak ayam kehilangan induk hanya demi menemukan orang yang bisa mengisi hati. Nama cara ini adalah: memantaskan diri.

 

Alasan Kenapa Lebih Baik Kamu Fokus Memantaskan Diri:

1. Terkadang Jodoh Belum Datang Karena Kita Belum Selesai Dengan Diri Sendiri

Selesaikan dulu kewajiban dan kejarlah impianmu

Kamu tidak jelek, pemikiran dan pengetahuanmu pun luas. Tapi hingga hari ini belum ada orang yang datang dan mengisi hati. Jika hal ini terjadi padamu, kamu perlu bertanya pada dirimu:

“Apakah aku benar-benar sudah selesai dengan diri sendiri?”

Terkadang kondisi pribadimulah yang menjadi halangan bagi orang-orang yang tepat untuk datang. Barangkali kamu belum lulus kuliah, atau masih ingin bertualang mencari pekerjaan yang paling tepat untukmu. Semua keinginan pribadi itu akan tercermin dalam perilaku dan kesiapanmu.

Daripada sibuk mencari, kenapa tidak berusaha menuntaskan keinginan dan impian pribadi terlebih dahulu? Selesaikanlah semua ambisi dan egoisme personalmu. Setelah urusan dengan dirimu sendiri benar-benar tuntas barulah kamu akan mampu menciptakan ruang untuk orang lain.

 

 

2. Meningkatkan Kualitas Diri Akan Membuatmu Lebih Menarik Dan Merasa Siap

Kamu akan lebih siap dan terlihat lebih menarik

Pernah gak kamu merasa tidak memiliki apapun untuk dibanggakan? Kamu tidak punya pencapaian, tidak ada gairah besar dalam dirimu yang benar-benar membuatmu merasahidup.Saat kamu sedang berada dalam titik ini biasanya kepercayaan dirimu pun akan sedikit luntur.

Seseorang yang tahu benar apa yang ingin dikejarnya akan terlihat lebih menarik di mata orang lain. Ia yang fokus mengejar impiannya sudah mengerti apa yang harus dilakukan, orang macam apa yang layak mendampingi serta hubungan romantis macam apa yang harus dihindari.

Pribadi dengan visi yang jelas tentu tampak lebih menjanjikan dibanding orang yang masih belum tahu akan membawa hidupnya ke arah mana. Tidak hanya membuatmu lebih menarik di mata orang lain, fokus menambah kualitas diri juga akan membuatmu merasa lebih siap.

Kamu sudah tahu akan mengarahkan kemudi hidupmu, kini saatnya ada orang yang mendampingimu.

 

 

3. Saat Kamu Sudah Berada Di Jalur yang Tepat, Mereka yang Datang Juga Akan Lebih Tepat

Saat jalanmu sudah tepat, mereka yang datang juga akan lebih tepat

Kamu sudah yakin sepenuh hati akan mengambil pendidikan Master di Jurusan Jurnalistik dengan spesifikasi Penulisan Kreatif. Untuk sementara waktu kamu melupakan urusan hati dan fokus pada pendidikanmu. Waktumu benar-benar kamu manfaatkan untuk belajar dan mengejarpassion-mu.

Dengan perjuangan yang tidak ringan, kini hidupmu sudah berada di jalur yang selama ini kamu idamkan. Kamu sudah diterima di universitas dan jurusan idaman. Tidak hanya itu, ditengah kesibukan kuliah kamu juga bekerja di media lokal. Tulisanmu mulai muncul dan dibaca orang.

Selalu ada hal baik bagi orang-orang yang melakukan hal baik. Kamu yang sudah berusaha membawa hidup kearah yang lebih sesuai panggilan hati juga akan didatangi oleh mereka yang layak mendampingi. Tidak akan ada lagi orang-orangrandomyang mendekatimu.

Mereka yang datang di saat arah hidupmu sudah terang kemungkinan besar adalah orang yang juga punya arah hidup yang sama denganmu. Atau paling tidak, bersama dia kamu bisa berjalan beriringan mencapai impian.

 

 

4. Datang Disaat Kamu Sudah Siap Akan Membuatmu Lebih Terhormat

Datanglah saat kamu sudah siap, dengan terhormat

Buat para laki-laki yang galau karena masih belum punya pacar, ada baiknya kamu mengubah pola pikir. Daripada merana sepanjang hari karena merasa sepi, kenapa tidak kamu manfaatkan waktumu untuk memperbaiki diri? Seperti yang Hipweejabarkan disini, di luar sana masih banyak kegiatan yang lebih bermanfaat dari sekedar pacaran, kok.

Datang ketika kamu sudah benar-benar siap akan membuatmu jadi pribadi terhormat yang memang layak diperhitungkan. Kamu tidak perlu membuang waktu mengejar gadis yang jual mahal terus itu. Tidak usah pula kamu habiskan rayuanmu untuk menjadikannya pacarmu.

Sumpah deh — lebih baik kamu ikut Muay Thai kek, gabung klub menulis, atau ikut komunitas film dokumenter. Gunakan waktu yang kamu miliki untuk menambah pengetahuan dan pengalaman.

Ketika kelak kamu mendatangi gadis yang kamu sukai dengan perbekalan yang sudah lengkap, kamu tidak akan lagi dipandang sebelah mata. Dengan fokus memantaskan diri kamu juga akan merasatidak harus bertaruh banyaksaat kelak mendatangi dia yang membuatmu tertarik.

Toh kamu datang dengan kualitas yang oke, kalau ditolak ya dia yang rugi!

 

 

5. Meminta Pasangan Menerimamu Apa Adanya Adalah Hal yang Egois

Kalau kamu masih suka menuna, jangan kaget kalau dapat pasangan yang juga gemar menunda pekerjaan

Kamu pasti tahu kan lirik Lagu Tulus yang ini?:

Jangan cintai aku apa adanya ooooh jangan. Tuntutlah sesuatu, biar kita jalan kedepan.

Kalau belum tahu, silahkan cari albumnya. Murah kok, jangan download bajakan ya!.

Menjadi orang yang tidak mau meningkatkan kualitas diri adalah bentuk egoisme terhadap calon pasangan. Kamu ingin pasangan yang sempurna, sementara kamu sendiri tidak mau melakukan apapun untuk mencapainya. Ketika kelak akhirnya (kamu beruntung) pasanganmu yang “wow” itu datang, apa dia nggak kecewa lihat kamu yang nggak ada apa-apanya ini?

Punya keinginan kuat untuk terus memperbaiki diri juga jadi modal awal bagi langgengnya hubungan. Seseorang yang mau terus meningkatkan kualitasnya akan lebih mudah belajar beradaptasi dengan pasangannya kelak.

 

 

6. Bukankah Pada Akhirnya Jodoh Adalah Cerminan Diri?

Akhirnya jodoh adalah cerminan diri, kan?

Lihat deh ayah-ibu kita atau pasangan suami istri di sekelilingmu. Jika kamu mengamati dengan seksama, biasanya mereka adalah 2 pribadi yang mirip dalam pandangan hidup tapi punya sifat yang saling melengkapi. Begitu pula yang kemungkinan besar akan terjadi padamu.

Jodohmu adalah cerminan dirimu sendiri. Mereka yang datang tidak akan jauh-jauh dari upayamu memperbaiki diri selama ini. Kalau kamu mau dapat pasangan yang pintar masak, kamu harusfairdong! Langkahkan juga kakimu ke dapur dan belajarlah memasak.

Kalau kamu mau dapat pasangan yang cerdas dan gemar membaca, ya masa kamu mau cuma duduk diam sambil ongkang-ongkang kaki? Perbanyak juga referensimu soal bahan bacaan, agar kalian bisa hangat berbincang.

Dia yang “tertakdirkan” untukmu tidak akan jauh dari upayamu mengubah diri menjadi pribadi yang lebih baik. Tuhan tidak pernah main-main dengan janjinya.

 

Gimana? Masih mau galau dan heboh berusaha cari pacar, atau mau mulai memantaskan diri aja nih mulai sekarang?

Sumber : hipwee.com

Categories
Inspirasi Inspiration

Tips Keuangan untuk Para Pasangan yang Mantap Ingin Melanjutkan ke Jenjang Pernikahan

Tips Keuangan untuk Para Pasangan yang Mantap Ingin Melanjutkan ke Jenjang Pernikahan

Menikah adalah hal yang diidamkan tiap pasangan. Menikah di usia muda juga sering menjadi hal yang diimpikan. Namun untuk berani menapaki jenjang selanjutnya, kamu tidak hanya wajib mengantongi restu orangtua. Kamu juga harus siap dari segi materi. Menjadi mandiri setelah menikah dengan membiayai hidup sendiri juga merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Dengan ini, kedewasaan serta kesiapanmu untuk memasuki hidup baru sendiri benar-benar tidak diragukan lagi.

Apakah kamu dan pasangan sudah mapan bekerja dan ingin membiayai hidup setelah menikah secara mandiri? Yuk, simak tips yang akan Hipwee jabarkan buat kamu!

1. Sebagaimana anak panah, hidup kalian sebagai pasangan juga harus terarah. Dengan ini, kalian tahu seberapa banyak dan untuk apa kalian mengumpulkan uang.

1
tetapkan target kalian berdua
tetapkan target kalian berdua via adindhaputri.wordpress.com

Sebelum mulai menabung, tentukan target yang jelas agar tujuan tabunganmu menjadi lebih jelas dan terarah. Selain kamu dan pasangan akan tahu bagaimana kalian akan menggunakan uang yang kalian simpan, kalian juga tentunya akan makin termotivasi untuk menyisihkan uang gaji tiap bulannya.

Semisal saja :
Selama 2 tahun, kalian akan menabung untuk biaya pernikahan
Selama 5 tahun, kalian akan menabung untuk biaya DP KPR rumah beserta cicilan pertamanya
Ps: Kamu bisa memilih bank yang memiliki program KPR dengan suku bunga terendah, agar nantinya kalian tidak perlu berpindah bank dan proses menabung kalian bisa dipermudah.

2. Buat rekening bersama dan sisihkan 30% gaji kalian tiap bulannya. Dalam 1-2 tahun, kalian sudah punya cukup uang untuk menyewa gedung pesta.

e4c914044fb63653cadb433eb33788f8
gedung pernikahan
gedung pernikahan via affordable-personalized-weddings.com

Setelah membuat target menabung yang jelas, kamu dan pasangan bisa mulai membuat rekening bersama untuk program menabung kalian demi masa depan. Kalian bisa menyisihkan beberapa persen dari pendapatan bulanan kalian untuk kemudian ditabung di rekening bersama ini. Tidak harus separuh dari gaji kalian kok, kamu dan pasangan bisa menyisihkan 30% dari gaji dan 70% sisanya bisa masuk ke rekening kalian masing-masing.

Misalnya, besaran gaji kalian masing-masing Rp 2.500.000
Jumlah total tabungan kalian 30%x 2.500.000 x 2 orang = 1. 500.000 / bulan
Dalam 1 tahun : 1.500.000 x 12 bulan = Rp 18.000.000
Dalam 2 tahun : 1.500.000 x 24 bulan = Rp 36.000.000

3. Selain itu, kamu dan pasangan bisa juga berinvestasi emas. Dalam jangka waktu 2 tahun, investasi kalian cukup untuk mengontrak sebuah rumah sebagai tempat tinggal sementara.uang

investasi emas
investasi emas via vibiznews.com

Jika kalian ingin tinggal berdua saja tanpa perlu menumpang di rumah mertua maupun orangtua setelah menikah nanti, siap-siaplah punya tempat tinggal sendiri. Sebelum mampu memiliki uang sendiri untuk membeli rumah, kalian bisa menyiasatinya dengan cara mengontrak rumah. Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah selain dengan cara menabung. Karena harga emas cenderung stabil, kalian bisa mulai berinvestasi emas demi masa depan. Kalian bisa membeli emas sedikit demi sedikit setiap bulannya. Investasi kecil-kecilan ini akan sangat berguna sebagai modal untuk tempat tinggal masa depan kalian kelak.

Rincian:
Kamu dan pasangan bisa membeli emas 2 gram per bulannya. Dalam 2 tahun, emas yang kamu punya sudah berjumlah 48 gram.
48 gram x Rp 500.000 = Rp 24.000.000
Ps : Kamu bisa membeli emas di situs penjual emas terpercaya dan pastikan kamu menjual emasmu kembali setelah 2-3 tahun (pada jangka menengah)

4. Asuransikan kesehatanmu mulai sekarang. Dalam 5 tahun, uangnya bisa kamu ambil kembali untuk menutupi KPR.
KPR
KPR via vibiznews.com

Kesehatan mahal harganya. Kamu dan pasangan wajib memiliki asuransi kesehatan. Tidak hanya kesehatan kalian saja yang terjamin, asuransi kesehatan ini juga bisa dijadikan ajang berinvestasi demi KPR pada 5 tahun mendatang. Kamu bisa mengambil program asuransi kesehatan dengan dana nominal menengah yang juga sudah menutupi biaya kesehatanmu saat kamu jatuh sakit.

Dalam beberapa tahun, uang yang kamu alokasikan untuk biaya asuransi kesehatan bisa diambil kembali dan dipergunakan sebagai uang muka untuk KPR.

Rincian:
Rp 500.000 x 12 bulan = Rp 6.000.000 (setahun) x 5 tahun = Rp 30.000.000 x 2 orang = Rp 60.000.000

5. Kencangkan ikat pinggang; hematlah dalam kencan. Lebih baik alokasikan uang untuk biaya foto prewedding, cetak undangan, dan cenderamata pernikahan.

IMG_2212
dia tak ragu bicara soal masa depan
dia tak ragu bicara soal masa depan via fresnoweddingphotographervideographer.com

Kurangi frekuensi kencan mahal bersama pasangan. Kamu bisa membuat acara kencan sendiri di rumah dengan menonton film bersama di ruang TV, atau bahkan memasak bersama. Tidak hanya hemat, anggaran kencan mahalmu bisa dimasukkan ke dalam toples bersama untuk ditabung sebagai bekal biaya foto prewedding, undangan, serta cenderamata bagi acara pernikahanmu 2 tahun mendatang.

Rencana penghematan selama 4 tahun
Anggaran kencan per bulan: Rp. 200.000 x 48 bulan = Rp 9.600.000
Foto pre-wedding (paket menengah): Rp. 4.500.000
Cenderamata (Rp. 3000/pcs x 1000 tamu): Rp. 3.000.000
Undangan (Rp. 2000/pcs x 1000 tamu): Rp. 2.000.000
Total biaya: Rp. 9.500.000

6. Hentikan tradisi tukar kado anniversary dan ulang tahun. Sebagai gantinya, kamu dan pasangan bisa transfer uang ke rekening bersama sesuai harga nominal kado — hitung-hitung untuk modal tambahan pernikahan
tukar-tukaran kado
tukar-tukaran kado via www.lovethispic.com

Selain mengurangi kebiasaan kencan mahal, kamu dan pasangan juga bisa mengganti tradisi membeli kado untuk perayaan hari jadi maupun ulang tahun kalian. Kamu dan pasangan bisa mentransfer uang ke dalam rekening bersama tiap kali merayakan hari jadi maupun hari ulang tahun. Tidak hanya lebih hemat, tetapi tentu saja hal ini lebih bermanfaat karena pundi-pundi rupiah kalian semakin banyak demi acara pernikahan kalian 2 tahun mendatang.

Rencana untuk 2 tahun :
Biaya kado Rp 200.000 x 2 kali anniversary x 4 kali ulang tahun kalian = Rp 1.600.000

7. Belum mapan atau kaya, sepeser uang pun tak boleh terbuang percuma. Catat segala pemasukan dan pengeluaran kalian, hitung-hitung latihan membina rumah tangga?
catat pemasukan dan pengeluaran kalian tiap bulan
catat pemasukan dan pengeluaran kalian tiap bulan via pixabay.com

Setelah menetapkan target dan menabung serta berinvestasi, kamu dan pasangan juga harus mulai mengatur pemasukan dan pengeluaran kalian. Catat segala pendapatan serta pengeluaran kalian dalam sebulan supaya pengelolaan uang lebih rapi dan uang kalian tidak terbuang percuma.

Setiap kali kamu malas mencatat cashflow, putarlah di kepalamu: ini yang harus kamu lakukan nanti ketika sudah berumah tangga bersama dia.

Membiayai sendiri hari bahagia kalian di masa depan itu mungkin saja kok. Jika ada niat pasti ada jalan. Selamat mencoba tips di atas ya kalian para pasangan berbahagia!

Artikel :http://www.hipwee.com/

 

Categories
Inspirasi Wedding Invitation

Undangan Floral Wreath – Undangan Pontianak

Undangan Pontianak | Undangan Wedding Pontianak | Wedding Card Pontianak | desain undangan Pontianak | Cetak undangan Pontianak

SC Floral Wreath Kecil + Amplop

Undangan pernikahan softcover wreath kecil + amplop

 

undangan1 undangan2 undangan3 undangan4

Bahan kertas ivory 260 gr, Finishing Doff, Hotprint dengan amplop.

Ukuran undangan dilipat 12.5 x 14 cm, tidak dilipat 32 cm x 14, ukuran amplop 14.5 x 13.5 cm

sudah termasuk plastik, stiker nama & kertas untuk souvenir

– Order 1000pcs harga 6000/pcs

– Order 700pcs harga 6500/pcs

– Order 500pcs harga 7000/pcs

– Order 300pcs harga 11000/pcs

Categories
Inspirasi

Tips melilih Jasa Dokumentasi Pernikahan

 

Mengabadikan Momen Sepesial dalam hidup pastilah menjadi hal sangat wajib dijaman ini, mengabadikan dalam bentuk foto maupun video.Acara wedding adalah momen spesial yang terjadi 1 kali seumur hidup ,yang pastinya anda tidak ingin momen spesial ini terlewatkan dalam rekaman maupun bidik kamera sang photografer & Videografer, berikut adalah tips yang mudah-mudahan bisa menjadi pengetahuan tambahan untuk memilih photogrfarer untuk anda.

1. Paket dengan harga mahal bukan jaminan bahwa Anda akan mendapat kualitas baik. Kualitas karya photografi & Video tidak melulu dikaitkan dengan besarnya biaya yang harus dikeluarkan, kok. Jika Anda bijak memilih, syukur-syukur kalau Anda juga mengetahui setidaknya sedikit hal dasar mengenai photografi Anda akan lebih jeli mencari studio atau photografer yang tidak membuat budget pernikahan Anda di luar batas.

2. Paket yang murah. Hei, seorang teman yang menyukai photografi mengatakan bahwa photografi bukan produk generik. Jadi Anda jangan langsung memilih produk dengan harga sangat murah dan di bawah rata-rata tanpa mempedulikan kualitasnya. Adalah benar bahwa yang mahal belum tentu menawarkan kualitas terbaik, namun jangan jadi langsung asal pilih yang paling murah. Perhatikan betul kualitasnya jika harga yang ditawarkan ternyata di bawah rata-rata.

3. photo Studio. Jika Anda memilih untuk berphoto di studio photo yang memiliki lebih dari satu photografer, pastikan Anda mengetahui benar hasil karyanya. Anda dapat memilih dan menentukan photografer mana yang ingin Anda ajak bekerja sama. Sebelum hari pemotretan tiba, sempatkan bertemu dulu dengan sang photografer. photo Anda selain akan menjadi bagian dari dokumentasi juga akan menjadi karya seni, karenanya chemistry dan kesepahaman antara Anda, pasangan, dan sang photografer harus dibangun dulu sebelum pemotretan dilakukan. Ini juga berguna untuk mengetahui gaya yang sesuai untuk Anda dan pasangan.

4. Pencahayaan. Peralatan /Lighting studio dimanfaatkan untuk membuat pencahayaan yang lebih lembut. Untuk itu Anda harus menyimak betul penampilan Anda sebelum dipotret. Perhatikan apakah gradasi putih gaun pengantin Anda akan terlihat cukup tajam nantinya, untuk ini yang mesti Anda lakukan adalah bercermin pada kaca tiga dimensi, tidak hanya pada cermin datar yang biasa Anda lakukan.

5. Kontrak. Jika Anda membuat perjanjian mengenai photo pernikahan, misalnya jumlah photo yang akan Anda terima, apakah Anda juga akan mendapatkan photo Anda dalam bentuk CD atau tidak, jangan hanya menaruh kepercayaan pada ucapan saja. Pastikan bahwa Anda dan pasngan membuat perjanjian tertulis dengan studio atau photografer perorangan yang akan mengabadikan kenangan Anda dan pasangan. Bentuk perjanjian tertulis paling sederhana adalah bukti pembayaran dengan rincian produk dan layanan yang akan Anda terima sebagai konsumen mereka.

6. Saran terakhir, sebaiknya, sih Anda lebih memilih photografer penuh waktu. Bukan berarti photografer paruh waktu tidak berkualitas, bukan sama sekali. Hanya saja ada kecenderungan orang yang mengabdikan diri dengan total dalam pekerjaannya menghasilkan karya yang lebih baik. Kecuali jika Anda yakin bahwa photografer paruh waktu yang Anda inginkan memang berkualitas.

Kini, siapkan diri Anda dan pasangan, dan abadikanlah pernikahan Anda!

Artikel Ini Dikutif dari  Blogdetik